Secara umum "Quiet quitting" merupakan istilah untuk pekerja yang melakukan pekerjaan seperlunya. satu sisi kebiasaan ini disebut-sebut memberikan manfaat, namun disisi lain berdampak buruk bagi karir!. Seseorang yang memiliki prinsip ini (Quiet quitting) tidak mengerjarkan tugas di luar tanggung jawabnya, di luar jam kerja, dan menetapkan batasan dengan atasan. Pekerja yang menganut pandangan bahwa keseimbangan kehidupan kerja (Worklife Balance) adalah sesuatu yang sangat penting dan pekerjaan yang terlalu banyak dianggap sangat tidak sehat bagi mentalnya ( mental health ). As the result, pekerja yang memegang teguh prinsip Quiet quitting cenderung melakukan hal-hal sbb : Berani menolak tugas yang diberikan kepadanya. Cenderung tidak bersemngat menghadiri rapat. Sering datang terlambat atau sering berangkat lebih awal. Tidak membalas email atau pesan di luar pekerjaan. Pulang kerja tepat waktu. Tidak memiliki pencapaian yang berlebihan. Berkurangnya minat ...
Andaikan Ilmu Diperoleh Dengan Melamun