Langsung ke konten utama

Lagi Ramai Nih Istilah "Quiet Quitting"

Secara umum "Quiet quitting" merupakan istilah untuk pekerja yang melakukan pekerjaan seperlunya. satu sisi kebiasaan ini disebut-sebut memberikan manfaat, namun disisi lain berdampak buruk bagi karir!.

Seseorang yang memiliki prinsip ini (Quiet quitting) tidak mengerjarkan tugas di luar tanggung jawabnya, di luar jam kerja, dan menetapkan batasan dengan atasan.

Pekerja yang menganut pandangan bahwa keseimbangan kehidupan kerja (Worklife Balance) adalah sesuatu yang sangat penting dan pekerjaan yang terlalu banyak dianggap sangat tidak sehat bagi mentalnya (mental health).

As the result, pekerja yang memegang teguh prinsip Quiet quitting cenderung melakukan hal-hal sbb :

  • Berani menolak tugas yang diberikan kepadanya.
  • Cenderung tidak bersemngat menghadiri rapat. 
  • Sering datang terlambat atau sering berangkat lebih awal. 
  • Tidak membalas email atau pesan di luar pekerjaan. 
  • Pulang kerja tepat waktu. 
  • Tidak memiliki pencapaian yang berlebihan. 
  • Berkurangnya minat untuk melampaui pekerjaan dan promosi di perusahaan. 
  • Tidak terlalu suka lembur. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Soft Skill yang Paling Dibutuhkan dalam Dunia Kerja

Mengutip dari The Balance Careers , soft skill adalah  kemampuan komunikasi, karakteristik seseorang, kecerdasan sosial yang melekat, serta kemampuan beradaptasi dengan baik di dalam kehidupan maupun dunia kerja. Soft skill, merupakan atribut dan kebiasaan yang menggambarkan bagaimana kita bekerja secara individu atau berkelompok dengan orang lain.  Meski tidak spesifik untuk suatu pekerjaan, tetapi secara tidak langsung membantu kita beradaptasi dengan lingkungan kerja dan budaya perusahaan. Berikut soft skill yang paling dibutuhkan dalam dunia kerja menurut novoresume.com : Komunikasi yang efektif ( Effective communication) . Teamwork Tanggung jawab ( Responsibility). Kreativitas Pemecahan masalah ( Problem-solving). Leadership . Ekstroversi . People skill . Keterbukaan . Adaptasi Kita akan bahas satu persatu dalam tulisan berikutnya...

Generasi “Milenial-Kolonial” apa sih?

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) populasi Indonesia  saat ini dikelompokan  dalam  6 ( enam )  generasi yaitu    Post  Generasi Z ( Post  Gen Z), Generasi Z (Gen Z), Milenial, Generasi X (Gen X),  Baby Boomer , dan  Pre-Boomer .  Post  Gen Z  adalah generasi yang lahir pada 2013 dan seterusnya. Gen Z , merupakan generasi yang lahir pada 1997-2012. Mereka sekarang  berusia 8-23 tahun. Sedangkan   Milenial   yaitu generasi yang lahir pada 1981-1996 (saat ini berusia 24-39 tahun).  Gen X   adalah generasi yang lahir pada 1965-1980 (sekarang berusia 40-55 tahun).  Baby Boomer ,  yaitu generasi yang saat ini berusia 56-74 tahun (lahir 1946-1964). Pre-Boomer    merupakan generasi yang lahir sebelum 1945. Berarti  usia mereka saat ini   75 tahun ke atas.

7 Kemampuan Yang Dapat Membantu Meningkatkan Keterampilan Teamwork

  Teamwork di tempat kerja berarti tenaga kerja yang ada lebih efisien dan produktif, menggabungkan keterampilan, ide, dan pengalaman setiap orang untuk membangun sesuatu yang baru. Bekerja sama menghemat waktu dan memberi semua orang lebih banyak energi untuk fokus menyelesaikan pekerjaan. Dengan membuat karyawan bekerja sebagai sebuah tim, kita dapat meningkatkan tingkat produktivitas semua orang yang hadir. Kita juga   dapat mengaktualisasikan ide-ide inovatif dengan lebih efisien (betterup.com, 2021). Keterampilan kerja tim terdiri dari banyak soft skill lain yang dapat dikembangkan dari waktu ke waktu. Berikut adalah beberapa contoh kualitas yang dapat membantu meningkatkan keterampilan teamwork : Communication : Kemampuan untuk berkomunikasi dengan cara yang jelas dan efisien sangat penting Responsibility : Dengan seluruh tim bertanggung jawab atas pekerjaan mereka sendiri, setiap orang dapat bekerja lebih efisien menuju tujuan bersama. Honesty : Penting unt...