Langsung ke konten utama

Marketing Strategy and the Marketing Mix

Marketing strategy The marketing logic by which the company hopes to create customer value and achieve profitable customer relationships.
Strategi pemasaran adalah Logika pemasaran dimana perusahaan berharap untuk menciptakan nilai pelanggan dan mencapai hubungan pelanggan yang menguntungkan.
The strategic plan defines the company’s overall mission and objectives.
Rencana strategis mendefinisikan keseluruhan misi dan tujuan perusahaan.
Marketing’s role is shown in Figure 2.4, which summarizes the major activities involved in managing a customer-driven marketing strategy and the marketing mix.
Peran pemasaran ditunjukkan dalam gambar 2,4, yang merangkum kegiatan utama yang terlibat dalam mengelola strategi pemasaran berbasis pelanggan dan bauran pemasaran.

Marketing strategy involves two key questions: Which customers will we serve (segmentation and targeting)? and How will we create value for them (differentiation and positioning)? Then the company designs a marketing program—the four Ps—that delivers the intended value to targeted consumers. 
Dua pertanyaan kunci dalam Strategi pemasaran : 
1. Pelanggan mana yang akan kita layani meliputi (segmentasi dan target)? 
2. Bagaimana kita akan menciptakan nilai bagi mereka (diferensiasi dan positioning)? 
Kemudian perusahaan merancang sebuah program pemasaran (4P) yang memberikan nilai yang dimaksudkan untuk ditargetkan konsumen.
Consumers are in the center. The goal is to create value for customers and build profitable customer relationships.
Konsumen berada di tengah. Tujuannya adalah untuk menciptakan nilai bagi pelanggan dan membangun hubungan pelanggan yang menguntungkan.
The company decides which customers it will serve (segmentation and targeting) and how (differentiation and positioning).
Perusahaan memutuskan pelanggan mana yang akan dilayani, (segmentasi dan target) dan bagaimana (diferensiasi dan positioning).
It identifies the total market and then divides it into smaller segments,
Ini mengidentifikasi Total pasar dan kemudian membaginya menjadi segmen yang lebih kecil,
selects the most promising segments, and focuses on serving and satisfying the customers in these segments.
memilih segmen yang paling menjanjikan, dan berfokus pada layanan dan kepuasan pelanggan di segmen ini.
Guided by marketing strategy, the company designs an integrated marketing mix made up of factors under its control—product, price, place, and promotion (the four Ps).
dengan panduan oleh strategi pemasaran, perusahaan mendesain marketing mix terpadu, terdiri dari faktor berikut, product, price, place, and promotion (the four Ps).
To find the best marketing strategy and mix, the company engages in marketing analysis, planning, implementation, and control.
Untuk menemukan strategi pemasaran terbaik dan campuran, perusahaan terlibat dalam analisis pemasaran, perencanaan, pelaksanaan, dan kontrol.
Through these activities, the company watches and adapts to the actors and forces in the marketing environment. 
Melalui kegiatan ini, perusahaan mengawasi dan beradaptasi dengan aktor dan kekuatan dalam lingkungan pemasaran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Soft Skill yang Paling Dibutuhkan dalam Dunia Kerja

Mengutip dari The Balance Careers , soft skill adalah  kemampuan komunikasi, karakteristik seseorang, kecerdasan sosial yang melekat, serta kemampuan beradaptasi dengan baik di dalam kehidupan maupun dunia kerja. Soft skill, merupakan atribut dan kebiasaan yang menggambarkan bagaimana kita bekerja secara individu atau berkelompok dengan orang lain.  Meski tidak spesifik untuk suatu pekerjaan, tetapi secara tidak langsung membantu kita beradaptasi dengan lingkungan kerja dan budaya perusahaan. Berikut soft skill yang paling dibutuhkan dalam dunia kerja menurut novoresume.com : Komunikasi yang efektif ( Effective communication) . Teamwork Tanggung jawab ( Responsibility). Kreativitas Pemecahan masalah ( Problem-solving). Leadership . Ekstroversi . People skill . Keterbukaan . Adaptasi Kita akan bahas satu persatu dalam tulisan berikutnya...

Generasi “Milenial-Kolonial” apa sih?

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) populasi Indonesia  saat ini dikelompokan  dalam  6 ( enam )  generasi yaitu    Post  Generasi Z ( Post  Gen Z), Generasi Z (Gen Z), Milenial, Generasi X (Gen X),  Baby Boomer , dan  Pre-Boomer .  Post  Gen Z  adalah generasi yang lahir pada 2013 dan seterusnya. Gen Z , merupakan generasi yang lahir pada 1997-2012. Mereka sekarang  berusia 8-23 tahun. Sedangkan   Milenial   yaitu generasi yang lahir pada 1981-1996 (saat ini berusia 24-39 tahun).  Gen X   adalah generasi yang lahir pada 1965-1980 (sekarang berusia 40-55 tahun).  Baby Boomer ,  yaitu generasi yang saat ini berusia 56-74 tahun (lahir 1946-1964). Pre-Boomer    merupakan generasi yang lahir sebelum 1945. Berarti  usia mereka saat ini   75 tahun ke atas.

7 Kemampuan Yang Dapat Membantu Meningkatkan Keterampilan Teamwork

  Teamwork di tempat kerja berarti tenaga kerja yang ada lebih efisien dan produktif, menggabungkan keterampilan, ide, dan pengalaman setiap orang untuk membangun sesuatu yang baru. Bekerja sama menghemat waktu dan memberi semua orang lebih banyak energi untuk fokus menyelesaikan pekerjaan. Dengan membuat karyawan bekerja sebagai sebuah tim, kita dapat meningkatkan tingkat produktivitas semua orang yang hadir. Kita juga   dapat mengaktualisasikan ide-ide inovatif dengan lebih efisien (betterup.com, 2021). Keterampilan kerja tim terdiri dari banyak soft skill lain yang dapat dikembangkan dari waktu ke waktu. Berikut adalah beberapa contoh kualitas yang dapat membantu meningkatkan keterampilan teamwork : Communication : Kemampuan untuk berkomunikasi dengan cara yang jelas dan efisien sangat penting Responsibility : Dengan seluruh tim bertanggung jawab atas pekerjaan mereka sendiri, setiap orang dapat bekerja lebih efisien menuju tujuan bersama. Honesty : Penting unt...